Inilah Alasan Kenapa Hipertensi Berisiko Menyebabkan Stroke

By | September 11, 2018

Inilah Alasan Kenapa Hipertensi Berisiko Menyebabkan Stroke

Hipertensi atau darah tinggi atau sering disebut juga dengan the silent killer adalah pembunuh dalam diam, karena penyakit ini umumnya tidak menunjukkan gejala sampai benar-benar terlambat. Tekanan darah tinggi / hipertensi merupakan salah satu penyebab timbulnya stroke yang sering luput disadari. Sekitar 80% kasus stroke terjadi akibat hipertensi yang tidak ditangani dengan baik.

Sekitar 1 dari 3 orang dewasa mengalami hipertensi / darah tinggi, tapi hanya 52% yang mampu mengendalikan tekanan darahnya. Tak gampang mengetahui apakah seseorang memiliki tekanan darah yang normal atau tidak. Satu-satunya cara adalah dengan mengukurnya secara teratur. Sepanjang hari, tekanan darah memang naik dan turun, namun jika tekanannya selalu tinggi dalam periode lama, akan berisiko meningkatnya penyakit stroke.

Stroke sendiri biasanya hanya menyerang orang yang sudah berusia lanjut, namun saat ini stroke juga dapat menyerang orang yang masih berusia muda. Hal ini dikarena banyaknya faktor penyebab yang dapat menyebakan penyakit stroke menyerang diusia muda. Salah satu faktor yang paling utama timbulnya stroke ini adalah gaya hidup yang tidak sehat sehingga menimbulkan beberapa masalah kesehatan seperti hipertensi / tekanan darah tinggi.

Faktor risiko terjadinya stroke terbagi lagi menjadi faktor risiko yang dapat diubah dan faktor risiko yang tidak dapat diubah. Dimana faktor risiko yang tidak dapat diubah tidak dapat dikontrol pengaruhnya terhadap kejadian stroke, diantaranya yaitu faktor keturunan (genetik), ras, umur dan jenis kelamin.

Sedangkan faktor risiko yang dapat diubah yaitu hipertensi, diabetes melitus, hiperkolesterolemia, stress, merokok, obesitas (kegemukan), aktifitas fisik yang rendah, minum kopi, pil KB (kontrasepsi oral) dan konsumsi alkohol. Namun dari banyaknya faktor yang memengaruhi kejadian stroke hanya hipertensi yang secara signifikan memengaruhi kejadian stroke sedangkan kadar lipid dan kebiasaan merokok tidak secara signifikan berhubungan dengan kejadian stroke (Sarini, 2008). <>

Perbandingan Beberapa Faktor Yang Dapat Menyebabkan Stroke

Faktor P OR 95% CI
Hipertensi 0,0001 10,95 [5,00 ; 24,00]
Umur 0,3721 0,55 [0,14 ; 2,11]
Jenis Kelamin 0,6764 1,16 [0,68 ; 1,96]
Diabetes Melitus 0,0001 0,29 [0,17 ; 0,49]
Hiperkolesterolemia 0,2156 0,69 [0,41 ; 1,17]

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui OR hipertensi terhadap kejadian stroke sebesar 10,95. Hal ini berarti bahwa hipertensi secara signifikan berpengaruh terhadap kejadian stroke dan merupakan faktor risiko terjadinya stroke, yakni risiko stroke pada penderita hipertensi 11 kali lebih besar dibandingkan dengan yang tidak hipertensi (95% CI 5,00 ; 24,00).

Tekanan darah tinggi (hipertensi) dapat mempercepat pengerasan dinding pembuluh darah arteri dan mengakibatkan penghancuran lemak pada sel otot polos sehingga dapat mempercepat proses aterosklerosis melalui efek penekanan pada sel endotel/lapisan dalam dinding arteri yang berakibat pembentukan plak pembuluh darah semakin cepat. Semakin tinggi tekanan darah pasien kemungkinan stroke akan semakin besar. Jika serangan stroke terjadi berkali-kali, maka kemungkinan untuk sembuh dan bertahan hidup akan semakin kecil.

Nah untuk itu bagi Anda yang saat ini memiliki keluhan hipertensi atau darah tinggi jangan pernah menganggap sepele, segera jaga pola hidup agar lebih sehat lagi karena sewaktu-waktu penyakit stroke akan menyergap Anda. Semoga informasi ini bermanfaat dan menjadi referensi untuk Anda akan selalu menjaga kesehatan secara teratur.

Posted by : walatragroup.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *